Cara Membuat Mesin Perontok / Pemipil Jagung Sederhana

4622 views

Cara Membuat Mesin Perontok / Pemipil Jagung Sederhana – Seperti yang kita ketahui bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia berprofesi sebagai petani. Tak heran banyak orang menyebut Indonesia sebagai negara agraris. Selain padi, ada satu lagi komoditas pertanian yang paling tinggi di tanah air, yakni jagung.

Berdasarkan data yang kami peroleh, petani jagung di tanah air mampu memproduksi jagung sebanyak 18,84 juta ton di tahun 2013. Bisa dibayangkan betapa banyaknya itu. Namun mayoritas petani jagung mengalami permasalahan yang sama, yakni kesulitan saat hendak melakukan proses perontokan jagung atau yang juga sering disebut pemipilan jagung.

Karena pada umumnya, jagung yang dijual sudah harus dirontokkan atau dengan kata lain dijual dalam bentuk biji jagung. Akan tetapi selama ini para petani memipil jagung masih menggunakan cara manual yakni dengan tangan. Padahal jika ada mesin, tentunya proses tersebut akan lebih bisa disederhanakan.

Mesin Perontok / Pemipil Jagung

Ya, dengan memanfaatkan mesin pemipil jagung petani tidak harus capek-capek memipil jagung secara manual dengan menggunakan tangan. Selain lebih mudah, tentunya juga lebih hemat waktu dan hasil yang didapatkan tidak berbeda. Namun sayangnya tak semua petani jagung memiliki mesin tersebut.

Sebenarnya ada banyak sekali penjual mesin pemipil jagung listrik yang ada di pasaran baik online maupun offline. Sayangnya mesin pemipil jagung tersebut dijual dengan harga yang relatif mahal. Alhasil para petani jagung ragu-ragu untuk membelinya karena kawatir biaya produksi jadi membengkak dan malah tidak untung.

Bagi anda yang mengalami permasalahan serupa tak perlu kawatir karena kita masih bisa membuat alat atau mesin pemipil jagung sederhana atau mini dengan menggunakan bahan yang tidak sulit didapat, dan tentunya harganya juga murah. Jika anda penasaran, berikut kami bagikan gambar skema rangkaian mesin perontok jagung sederhana yang dimaksud.

Dari rangkaian tersebut bisa kita lihat bahwa mesin atau alat perontok jagung tersebut bekerja dengan supplay listrik dari solar cell atau panel surya. Harga panel surya sendiri memang cukup mahal. Oleh sebab itu anda bisa menggantinya dengan listrik AC 220 volt PLN jika menghendaki biaya yang lebih murah.

Namun konsekuensinya adalah biaya listrik di rumah anda secara otomatis juga akan bertambah. Selain itu jika anda menggunakan listrik rumah AC 220 volt, maka anda juga tidak perlu menggunakan inverter dan baterai atau accu. Langsung saja sambungkan mesin pemipil jagung tadi dengan listrik.

Baca juga : Cara Membuat Alat Pemotong Gabus Sederhana

Bagian utama dari mesin perontok jagung tadi sebenarnya adalah motor. Motor tersebutlah yang akan berperan utama sebagai perontok jagung. Direkomendasikan untuk menggunakan motor AC 550 watt 220 volt dengan kecepatan 1000 rpm agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Selain itu ada juga beberapa komponen yang tak kalah penting seperti belt dan juga poros. Untuk bagian bodynya sendiri anda bisa membuatnya dari seng, alumunium, atau bahkan kayu triplek. Tinggal sesuaikan saja dengan budget yang anda miliki. Jika anda ingin murah, maka gunakanlah bahan yang berharga murah pula. Begitupun sebaliknya.

Oke, demikianlah sedikit informasi mengenai cara membuat alat / mesin pemipil jagung mini sederhana yang mudah dan murah. Semoga informasi tadi bisa memberikan manfaat bagi para pembaca semua, utamanya yang ingin membuat mesin pemipil jagung listrik sendiri. Sampai jumpa.

Incoming search terms:

  • artikel cara membuat mesin pemipil jagung
  • membuat mesin pemipil jagung sederhana
  • cara membuat mesin perontok jagung
  • cara membuat mesin pemipil jagung
  • cara kerja mesin pemipil jagung
  • cara membuat alat pemipil jagung manual
  • mesin pemipil jagung sederhana
  • cara melepas lilitan dinamo sanyo
  • flyback tv china
  • cara buat pemipil jagung dari mesin sanyo
Penulis: 
    author
    Admin belajarelektronika.net adalah seseorang yang suka bereksperimen dengan barang-barang elektronik walaupun kadang gagal.