Cara Mengetahui Daya Watt Amplifier

2765 views

Cara Mengetahui Daya Watt Amplifier – Bicara soal audio engineering, tentu tak akan pernah lepas dari yang namanya amplifier. Ya, amplifier adalah sebuah rangkaian elektronika yang berfungsi untuk menguatkan daya atau tenaga. Amplifier banyak digunakan sepaket dengan peralatan sound system lain seperti tone control hingga speaker.

Seperti yang kita tahu bahwa setiap amplifier punya daya alias watt masing-masing, karena itu sangat penting mengetahui berapa daya amplifier sebelum disambungkan ke speaker. Tujuannya tak lain adalah agar dapat menghasilkan kualitas suara yang bagus sesuai dengan keinginan, dan tentunya agar suara tidak pecah.

Sayangnya tak banyak teknisi elektronika yang tahu bagaimana cara mengetahui berapa daya atau watt yang dimiliki oleh sebuah amplifier. Dan pada kesempatan yang baik ini belajarelektronika.net akan berbagai info mengenai cara mengetahui watt amplifier dengan menggunakan rumus dasar sederhana.

Cara Mengetahui Watt Amplifier

Sebelumnya anda perlu tahu bahwa rumus dasar yang digunakan untuk mengetahui watt sebuah amplifier adalah P = (VRMS^2) / R atau P = (VPEAK^2) / 2R. Rumus tersebut memang belum bisa digunakan untuk mengetahui watt asli, namun hanya perkiraan watt yang paling mendekati.

Amplifier yang ideal memiliki nilai VPEAK yang sama dengan nilai power supply. Nah, agar lebih memudahkan anda dalam memahami watt atau daya amplifier. Berikut kami bagikan contoh perhitungannya dengan mengimplementasikan rumus dasar yang telah kami sebutkan sebelumnya.

Rumus dan contoh perhitungan tadi memang tidak bisa dijadikan patokan sepenuhnya karena ada beberapa faktor lain yang mempengaruhi daya amplifier seperti rangkaian dan PCB yang digunakan, jenis transistor yang dipakai, menggunakan OCL atau SANKEN, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Baca juga : Bagian-bagian Amplifier dan Fungsinya

Intinya, daya amplifier tidak hanya ditentukan dari rumus tegangan saja, ampere trafo dan juga kapasitor power supply yang digunakan juga cukup berpengaruh. Berikut rumus cara mengetahui besar daya atau watt amplifier jika diketahui berapa tegangan serta arus atau ampere yang digunakan.

Daya atau watt amplifier juga dapat dihitung dari transistor final yang digunakan. Misal sebuah amplifier mono menggunakan dua buah transistor SANKEN yang mampu menghasilkan daya 200 watt. Itu artinya amplifier tersebut mampu menghasilkan daya sebesaar 400 watt.

Selain itu patut diketahui bahwa amplifier akan benar-benar mampu menghasilkan daya 400 watt apabila daya power supply yang diperlukan tercukupi (minimal sama atau lebih). Tak hanya itu, patut diperhatikan pula daya beban yang akan disupply (dalam hal ini adalah speaker), sehingga perhitungan daya atau watt amplifier akan lebih mudah.

Dengan kata lain jangan sampai memperbanyak pemasangan transistor dengan tujuan memperbesar watt jika tidak diimbangi dengan kemampuan power supply, karena justru akan membuat amplifier drop. Oke, semoga info singkat mengenai cara mengetahui watt / daya amplifier tadi bermanfaat.

Incoming search terms:

  • cara menghitung daya amplifier
  • menghitung daya power amplifier
  • cara mengetahui watt power
  • cara mengetahui watt final sebuah power
  • cara mengetahui watt amplifier
  • cara mengetahui watt ampli
  • cara mengetahui Daya wat amplifer
  • cara mengetahui daya terhadap ampli
  • rumus hitungan wat pada power amplipier
  • cara mengecek wat pada pwer
Penulis: 
    author
    Admin belajarelektronika.net adalah seseorang yang suka bereksperimen dengan barang-barang elektronik walaupun kadang gagal.