Dasar Dasar Elektronika Analog dan Digital

1693 views

dasar dasar elektronikaDasar Dasar Elektronika Analog dan Digital - Setelah sebelumnya belajarelektronika.net membahas pengenalan komponen elektronika dasar, kini akan dibahas materi lebih lanjut mengenai dasar dasar elektronika, termasuk elektronika analog dan digital. Pada umumnya elektronika berkaitan dengan arus lemah.

Pada sebuah rangkaian elektronika, kita mengenal yang namanya komponen-komponen elektronika. Pembahasan mengenai komponen elektronika seperti resistor, kapasitor, transistor, dioda, dan beberapa jenis komponen lainnya sudah dibahas lengkap pada kategori komponen elektronika. Silahkan anda baca dan pahami terlebih dahulu,

Dikutip dari Wikipedia, elektronika adalah cabang ilmu yang mempelajari alat listrik (arus lemah) yang dioperasikan dengan cara mengontrol aliran elektron atau partikel yang memiliki muatan listrik dalam suatu alat seperti peralatan elektronik, komputer, semikonduktor, termokopel, dan sebagainya.

Dasar Dasar Elektronika

Saat belajar dasar dasar elektronika, kita akan selalu bersinggungan dengan yang namanya komponen elekronika baik aktif maupun pasif, rangkaian elektronika, pengukuran atau alat ukur, keselamatan kerja (K3), trouble shooting, dan masih banyak lagi sub materia yang lainnya.

Komponen Elektronika

Komponen elektronika terbagi atas dua bagian, yakni komponen elektronika aktif dan komponen elektronika pasif. Komponen elektronika aktif merupakan komponen elektronika yang dalam penggunaannya memerlukan arus atau tegangan listrik. Contoh dari komponen elektronika aktif adalah dioda, transistor, dan IC.

Sebaliknya, komponen elektronika pasif merupakan komponen elektronika yang dalam penggunaannya tidak memerlukan arus atau tegangan listrik. Contoh dari komponen elektronika pasif adalah resistor, kapasitor, dan induktor. Kedua jenis komponen tersebut sangat berperan penting dalam membentuk sebuah rangkaian elektronika.

Rangkaian Elektronika

Rangkaian elektronika merupakan kumpulan dari beberapa jenis komponen yang disatukan (biasanya menggunakan PCB) yang memiliki fungsi tertentu. Contohnya adalah rangkaian power suppy, rangkaian amplifier, rangkain driver motor DC, dan masih banyak lagi jenis rangkaian lainnya. Setiap rangkaian memiliki komponen penyusun yang berbeda-beda.

Pengukuran atau Alat Ukur

Dalam dunia elektronika kita juga akan selalu dihadapkan dengan yang nemanya pengukuran komponen elektronika. Pada umumnya pengukuran komponen elektronika dilakukan menggunakan bantuan alat ukur bernama multitester atau multimeter atau avometer. Penukuran komponen dilakukan untuk mengetahui nilai dari sebuah komponen (arus, tegangan, hambatan, dll). Pengukuran komponen juga dapat dilakukan untuk mengetahui rusak tidaknya sebuah komponen.

Elektronika Analog dan Digital

Elektronika terbagi atas dua jenis, yakni elektronika analog dan digital. Elektronika analog adalah cabang elektronika dimana sinyal listrik yang terlibat memiliki sifat kontinyu. Sedangkan elektronika digital dimana sinyal listrik yang terlibat adalah sinyal digital berlogika 1 atau 0.

Sekian informasi mengenai dasar dasar elektronika analog dan digital. Semoga artikel tadi dapat bermanfaat dan menginspirasi anda para pembaca setia belajarelektronika.net. Jangan lupa bagikan artikel ini jika bermanfaat, dan baca juga artikel menarik lainnya seputar komponen elektronika dioda.

Incoming search terms:

  • komponen elektronika digital dan analog
  • rumus elektronika analog
  • komponen komponen penyusun multimeter
  • kategori komponen rangkaian analog dan digital
  • elegtronika analog dan dsar
  • dasar2 elektronika alat ukur
  • dasar elektronika analog dan digital
  • dasar elektronika analog
  • contoh komponen rangakain analog dan digital
  • contoh elektronika analog

Leave a reply "Dasar Dasar Elektronika Analog dan Digital"

Author: 
    author
    Admin belajarelektronika.net adalah seseorang yang suka bereksperimen dengan barang-barang elektronik walaupun kadang gagal.