Komponen Komponen Elektronika dan Fungsinya

2928 views

komponen-komponen-elektronikaKomponen Komponen Elektronika dan Fungsinya - Dalam dunia elektronika, terdapat istilah "perangkat elektronika". Perangkat elektronika  merupakan sebuah perangkat yang tersusun dari beberapa jenis komponen elektronika, dimana tiap-tiap komponen tersebut memiliki fungsi masing-masing.

Saat ini ada banyak sekali jenis komponen elektronika, dan terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi. Walaupun demikan, komponen dasar elektronika seperti resistor, kapasitor, dioda, sampai dengan transistor masih digunakan sampai saat ini. Kemungkinan komponen tersebut akan tetap digunakan sampai nanti.

Komponen Komponen Elektronika

Komponen elektronika sendiri terbagi menjadi dua jenis, yakni komponen pasif dan komponen aktif. Berikut ini adalah penjabaran mengenai pengertian dan jenis-jenis komponen elektronika pasif dan aktif.

KOMPONEN ELEKTRONIKA PASIF

Komponen elektronika pasif adalah komponen elektronika yang tidak memiliki peran mengalirkan atau menguatkan arus listrik dalam sebuah rangkaian. Berikut ini adalah jenis komponen komponen elektronika pasif beserta jenis-jenisnya.

1. RESISTOR

Pengertian Resistor

Resistor merupakan salah satu jenis komponen elektronika pasif. Komponen ini berfungsi sebagai penghambat arus listrik dalam sebuah rangkaian elektronika. Setiap resistor memiliki nilai hambatan atau resistansi berbeda-beda. Satuan nilai resistor adalah Ohm (Ω). Ada beberapa jenis resistor yang perlu anda ketahui seperti LDR, potensiometer, dll.

Jenis Resistor

  1. Resistor yang memiliki nilai resistansi tetap.
  2. Resistor yang nilai resistensinya bisa diatur sesuai dengan keinginan, atau biasa disebut dengan potensiometer atau variabel resistor.
  3. Resistor yang nilai resistensinya berubah-ubah berdasarkan intensitas cahaya. Resistor ini biasa disebut dengan Light Dependent Resistor alias LDR.
  4. Resistor yang nilai resistensinya berubah-ubah berdasarkan kondisi suhu. Resistor jenis ini biasa disebut dengan NTC (Negative Temperature Coefficient) dan resistor PTC (Positive Temperature Coefficient).

2. INDUKTOR

Pengertian Induktor

Induktor (inductor) atau yang biasa disebut dengan coil merupakan bagian komponen komponen elektronika pasif. Komponen ini memiliki fungsi sebagai filter, pengatur frekwensi, serta penyambung atau kopel. Komponen induktor ini kerap dijumpai pada rangkaian yang berhubungan dengan frekwensi seperti rangkaian televisi dan radio. Satuan dari induktansi dari induktor sendiri adalah Henry (H).

Jenis Induktor

  1. Induktor yang memiliki nilai induktansi tetap.
  2. Induktor yang memiliki nilai induktansi tidak tetap alias induktor variabel.

3. KAPASITOR

Kapasitor (capasitor) atau yang biasa juga disebut dengan kondensator merupakan salah satu komponen elektronika pasif. Komponen ini memiliki fungsi sebagai alat penyimpan energi atau atau muatan listrik sementara. Komponen jenis ini biasanya kerap ditemukan pada rangkaian elektronika seperti radio dan power supply. Nilai satuan dari kapasitor atau kondensator sendiri adalah Farad (F). Kapasitor sendiri terdiri dari beberapa jenis, yakni kapasitor tidak berpolar, polar, dan variabel.

Jenis Kapasitor

  1. Kapasitor tetap yang tidak berpolaritas. Kapasitor jenis ini biasa dibuat dari bahan-bahan seperti kertas, keramik, mika, dan polyster.
  2. Kapasitor tetap yang memiliki polaritas. Kapasitor ini memiliki polaritas positif dan negatif, seperti Electrolyte Condensator (ELCO) ataupun Kapasitor Tantalum.
  3. Kapasitor tidak tetap alias kapasitor variabel. Kapasitor jenis ini nilainya bisa diatur sesuai keinginan

KOMPONEN ELEKTRONIKA AKTIF

Komponen elektronika aktif adalah komponen elektronika yang memiliki peran mengalirkan atau menguatkan arus listrik dalam sebuah rangkaian. Berikut ini adalah jenis komponen komponen elektronika aktif beserta jenis-jenisnya.

1. TRANSISTOR

Pengertian Transistor

Transistor merupakan salah satu komponen elektronika aktif. Komponen yang satu ini memiliki banyak sekali fungsi dalam sebuah rangkaian elektronika, mulai dari penguat arus, switch, penyetabil tegangan, penyearah, sampai dengan modulasi sinyal. Komponen ini banyak digunakan dalam elektronka modern. Pada umumnya transistor memiliki 3 kaki, yakni kaki basis (B), emitor (E), dan kolektor (K).

Jenis Transistor

  1. Transistor bipolar, adalah transistor yang memiliki dua kutub. Transistor ini biasa dibagi menjadi 2, yakni PNP (positif negatif positif) dan NPN (negatif positif negatif).
  2. Transistor unipolar, atau biasa disebut dengan transistor efek medan (FET). Transistor jenis ini hanya memiliki sebuah kutub saja.

2. DIODA

Pengertian Dioda

Dioda atau diode termasuk salah satu dari komponen komponen elektronika aktif. Komponen ini memiliki fungsi sebagai pengantar arus satu arah, dan menghentikan arus yang menuju arah lainnya. Dioda memiliki dua kaki yakni kaki anoda dan kaki katoda.

Jenis Dioda

  1. Dioda penyearah alias dioda biasa yang berfungsi menyearahkan arus listrik bolak balik (AC), menjadi searah (DC).
  2. Dioda Zener merupakan jenis dioda yang berfungsi sebagai pengaman rangkaian dari tegangan yang telah ditentukan.
  3. Light Emitting Diode atau yang biasa disebut dengan LED merupakan salah satu jenis dioda yang memiliki fungsi memancarkan cahaya monokrom.
  4. Photo Dioda atau dioda foto merupakan salah satu jenis dioda yang sangat peka terhadap cahaya. Biasanya jenis dioda ini digunakan sebagai sensor cahaya.
  5. Dioda Schottky atau biasa disebut juga dengan dioda pengendali.
  6. Dioda Laser merupakan salah satu jenis dioda yang mampu memancarkan cahaya laser.

3. IC (INTEGRATED CIRCUIT)

Pengertian IC (Integrated Circuit)

Integrated Circuit atau IC juga termasuk salah satu dari komponen komponen elektronika aktif. Komponen jenis ini terdiri dari beberapa jenis komponen seperti transistor, resistor, dan beberapa komponen lain yang tersusun menjadi satu kesatuan. Pada umumnya IC berbentuk kecil dan memiliki 3 hingga ratusan kaki. Fungsi IC juga sangat bermacam-macam tergantung komponen yang ada di dalamnya.

4. SAKLAR

Pengertian Saklar

Saklar atau switch merupakan salah satu jenis komponen elektronika aktif. Komponen ini berfungsi sebagai penghubung dan pemutus arus listrik. Dalam bahasa mudahnya, saklar bisa disebut sebagai tombol ON/OFF. Di rumah pastinya kita sering menjumpai yang namanya saklar.

Demikian sedikit informasi mengenai komponen komponen elektronika dan Fungsinya. Semoga informasi tadi dapat memberikan manfaat bagi semuanya, khususnya bagi para pembaca. Jangan lupa bagikan artikel ini apabila bermanfaat, dan kunjungi terus blog Belajar Elektronika untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.

Incoming search terms:

  • komponen elektronika dan fungsinya
  • 5 komponen elektronika dan kegunaanya
  • 10 komponen elektronika Dan fungsinya
  • 5komponen elektronika beserta kegunaan dan karateristik
  • macam macam dan nilai komponen
  • pengertian dan fungsi komponen elektronika dasar

Leave a reply "Komponen Komponen Elektronika dan Fungsinya"

Author: 
    author
    Admin belajarelektronika.net adalah seseorang yang suka bereksperimen dengan barang-barang elektronik walaupun kadang gagal.