Motor Servo : Pengertian, Fungsi, dan Prinsip Kerjanya

1005 views

Motor Servo : Pengertian, Fungsi, dan Prinsip Kerjanya – Seperti yang kita ketahui bersama bahwa sampai saat ini ada banyak sekali jenis motor listrik yang beredar di pasaran. Dan dari banyaknya jenis motor listrik dibagi menjadi dua kategori, yang pertama adalah motor listrik AC dan motor listrik DC.

Mayoritas motor listrik AC punya ukuran lebih besar dibanding dengan motor DC. Nah, pada kesempatan kali ini belajarelektronika.net akan mengajak anda semua untuk melihat informasi mengenai salah satu jenis motor DC yang sangat menarik. Ya,apalagi kalau bukan motor servo.

Motor servo merupakan salah satu jenis motor DC yang sering diaplikasikan dalam bidang robotik. Biasanya motor servo digunakan untuk penggerak lengan atau persendian robot karena memiliki kemampuan dapat berputar searah jarum jam dan berlawanan arah jarum jam.

Pengertian Motor Servo

Seperti yang telah dijelaskan tadi, motor servo adalah jenis motor DC dengan sistem umpan balik tertutup yang terdiri dari sebuah motor DC, serangkaian gear, rangkaian kontrol, dan juga potensiometer. Jadi motor servo sebenarnya tak berdiri sendiri, melainkan didukung oleh komponen-komponen lain yang berada dalam satu paket

Sedangkan fungsi potensiometer dalam motor servo adalah untuk menentukan batas sudut dari putaran servo. Sementara sudut sumbu motor servo dapat diatur berdasarkan lebar pulsa yang dikirim melalui kaki sinyal dari kabel servo itu sendiri. Oleh karena itu motor servo dapat berputer searah dan berlawanan arah jarum jam.

Motor servo dapat menampilkan gerakan 0 derajat, 90 derajat, 180 derajat, hingga 360 derajat. Tak heran jika motor ini banyak diaplikasikan untuk penggerak kaki dan juga lengan robot. Selain itu motor servo juga memiliki torsi yang besar sehingga mampu menopang beban cukup berat. Berikut bagian-bagian dari motor servo.

Baca juga : Pengertian, Prinsip Kerja, dan Jenis Motor Stepper

Fungsi Motor Servo

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, fungsi motor servo sangat beragam mulai dari penggerak lengan robot, kaki robot, dan masih banyak lagi yang lain. Motor servo juga kerap diaplikasikan untuk keperluan industri karena memiliki beberapa kelebihan. Namun motor servo juga punya beberapa kekurangan. Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan motor servo.

Kelebihan Motor Servo

  • Daya yang dihasilkan sebanding dengan berat atau ukuran motor
  • Penggunaan arus listrik sebanding dengan beban
  • Tidak bergetar saat digunakan
  • Tidak mengeluarkan suara berisik saat dalam kecepatan tinggi
  • Resolusi dan akurasi dapat diubah dengan mudah

Kekurangan Motor Servo

  • Harga relatif lebih mahal dibanding motor DC lainnya
  • Bentuknnya cukup besar karena satu paket

Prinsip Kerja Motor Servo

Sebenarnya prinsip kerja dari motor servo tak jauh berbeda dibanding dengan motor DC yang lain. Hanya saja motor ini dapat bekerja searah maupun berlawanan jarum jam. Derajat putaran dari motor servo juga dapat dikontrol dengan mengatur pulsa yang masuk ke dalam motor tersebut.

Motor servo akan bekerja dengan baik bila pin kontrolnya diberikan sinyal PWM dengan frekwensi 50 Hz. Frekwensi tersebut dapat diperoleh ketika kondisi Ton duty cycle berada di angka 1,5 ms. Dalam posisi tersebut rotor dari motor berhenti tepat di tengah-tengah alias sudut nor derajat atau netral.

Pada saat kondisi Ton duty cycle kurang dari angka 1,5 ms, maka rotor akan berputar berlawanan arah jarum jam. Sebaliknya pada saat kondisi Ton duty cycle lebih dari angka 1,5 ms, maka rotor akan berputar searah jarum jam. Berikut gambar atau skema pulsa kendali motor servo.

Baca juga : Cara Mengatur Kecepatan Putaran Motor DC

Jenis-jenis Motor Servo

Sama seperti motor lain, motor servo juga dibagi menjadi beberapa jenis atau macam. yang pertama adalah motor servo standar 180 derajat, dan yang kedua adalah motor servo continous. Berikut perbedaan antara motor servo standar 180 derajat dan motor servo continous.

1. Motor Servo Standar 180 Derajat

Motor servo standar 180 derajat adalah jenis motor servo yang dapat berputar searah maupun berlawanan arah jarum jam. Akan tetapi seperti namanya, sudut defleksinya hanya mencapai 180 derajat, dengan perhitungan masing-masing sudut 90 derajat, kanan – tengah – dan kiri.

2. Motor Servo Continous

Motor servo continous adalah jenis motor servo yang dapat berputar searah maupun berlawanan arah jarum jam. Yang membedakan dengan motor servo standar 180 derajat adalah sudut defleksi putarannya. Motor servo continous tidak memiliki sudut defleksi putaran alias dapat berputar secara kontinyu.

Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai pengertian motor servo, fungsi, jenis, dan prinsip kerjanya. Semoga info ini dapat memberikan tambahan wawasan bagi anda yang ingin belajar lebih jauh mendalami dunia elektronika dan roboti. Sampai jumpa di informasi menarik seputar elektro berikutnya.

Incoming search terms:

  • fungsi motor servo
  • prinsip keeja servo
  • caramerakit power amplifier400watt stereo
  • prinsip kerja motor servo standar 180 derajat
  • prinsip kerja motor servo
  • cara kerja servo motor
  • belajar tentang servo motor ac
  • fungsi servo
  • fungsi servo adalah
  • fungsi servo sistem
Penulis: 
    author
    Admin belajarelektronika.net adalah seseorang yang suka bereksperimen dengan barang-barang elektronik walaupun kadang gagal.