Pengertian 5S / 5R Dalam Kerja dan Contohnya

2142 views

Pengertian 5S / 5R Dalam Kerja dan Contohnya – Jangkauan dunia elektronika memang sangatlah luas, tidak terbatas hanya di kehidupan rumah tangga saja seperti service TV, kulkas, AC, dan lain sebagainya. Elektronika juga sangat erat kaitannya dengan dunia industri. Tak heran jika kita mengenal sub ilmu elektronika industri.

Bicara soal elektronika di dunia industri, kita mengenal berbagai macam istilah yang mungkin tidak pernah kita jumpai di bidang yang lain. Salah satunya adalah istilah 5S dan 5R. Bagi anda yang sudah lama berkecimpung di dunia industri atau pabrik, istilah tersebut mungkin sudah tidak asing lagi.

Beda halnya dengan para pemula yang baru terjun ke dunia industri terutama di bidang elektronika. Oleh karena itu pada kesempatan yang baik ini, belajarelektronika.net akan mencoba share info mengenai apa itu 5S / 5R, dan apa saja contohnya? Langsung saja silahkan simak baik-baik ulasan yang satu ini.

Pengertian 5S / 5R

Sebenarnya 5S / 5R adalah sebuah konsep fundamental yang diterapkan oleh perusahaan-perusahaan asal Jepang terkait manajemen dan pengelolaan, terutama di perusahaan-perusahaan manufakturing elektronika. 5S sendiri merupakan huruf awal dari 5 kata asal Jepang, dan apabila sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia menjadi 5R.

Konsep 5S (Bahasa Jepang) :

  • Seiri
  • Seiton
  • Seiso
  • Seiketsu
  • Shitsuke

Konsep 5R (Bahasa Indonesia) :

  • Ringkas
  • Rapi
  • Resik
  • Rawat
  • Rajin

Baca juga : Simbol Rambu-rambu K3

Dari paparan konsep tadi pasti sedikit banyak anda sudah bisa menangkapnya. Konsep 5S / 5R tersebut memang dibuat dengan sangat sederhana sehingga mudah dimengerti oleh siapapu. Namun pada prakteknya tak semua orang bisa menerapkan konsep tersebut dengan benar karena kebiasaan buruk tidak mau mentaati peraturan.

Urutan pada konsep 5S / 5R juga harus diperhatikan karena merupakan sebuah rangkaian proses. Konsep tersebut harus dilakukan oleh semua pihak pabrik tanpa terkecuali mulai dari operator sampai dengan top manajemen. Manfaat menerapkan konsep 5S / 5R sangat banyak baik bagi pekerja maupun perusahaan.

Dengan menerapkan 5S / 5R tentu dapat meningkatkan produktivitas kerja sehingga lebih efektif dan efisien. Selain itu 5S / 5R juga sangat bermanfaat bagi pekerja terutama dalam urusan keamanan (safety) pada saat bekerja. Dan yang terpenting konsep tersebut dapat meningkatkan image perusahaan di mata client. Berikut penjelasan singkat mengenai konsep 5S / 5R.

1. Seiri – Ringkas

S atau R yang pertama ini adalah Seiri atau yang jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia berarti ringkas. Konsep yang pertama ini menuntut agar semua pihak yang terlibat bisa bekerja dengan efektif dan efisiel. Misalnya membuang barang yang tidak diperlukan agar tidak mengganggu pekerjaan yang lain.

2. Seiton – Rapi

S atau R yang kedua ini adalah Seiton atau yang jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia berarti rapi. Rapi yang dimaksud di sini tak hanya fokus pada pakaian saja, namun juga kantor dan alat-alat kerja. Misal membenahi dan menstandarkan tempat penyimpan peralatan sesuai dengan tempatnya.

Baca juga : Langkah-langkah Penerapan K3

3. Seiso – Resik

S atau R yang ketiga ini adalah Seiso atau yang jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia berarti resik. Konsep ini apabila diterapkan dalam perusahaan, dijamin akan sangat berpengaruh dalam meningkatkan citra perusahaan di manata orang luar. Contoh, menjaga kebersihan tempat kerja dari berbagai macam kotoran seperti debu dan sampah.

4. Seiketsu – Rawat

S atau R yang keempat adalah Seiketsu atau yang jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia berarti rawat. Konsep yang satu ini berkaitan dengan konsep yang lain, yakni mempertahankan tempat kerja agar dan berbagai macam peralatan tetap ringkas, bersih, dan juga rapi, atau dengan kata lain merawatnya dengan baik.

5. Shitsuke – Rajin

S atau R yang terakhir adalah Shitsuke atau yang jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia berarti rajin. Konsep yang terkahir ini dapat diterjemahkan sebagai disiplin diri sendiri. Konsep ini sebenarnya sangat penting dan mampu meningkatkan kualitas perusahaan. Namun dari sekian banyak konsep tadi, S atau R yang ke lima inilah yang paling sulit diterapkan.

Untuk menjaga agar konsep 5S – 5R ini agar bisa diterapkan dengan baik, diperlukan tindakan ekstra seperti dibentuknya petugas khusus 5S – 5R, diberlakukannya audit rutin, kegiatan yang berkaitan dengan 5S – 5R seperti lomba dan masih banyak lagi yang lainnya. Semoga info mengenai pengertian 5S / 5R dalam kerja tadi bermanfaat.

Incoming search terms:

  • arti singkat 5s
  • pengertian 5s
Penulis: 
    author
    Admin belajarelektronika.net adalah seseorang yang suka bereksperimen dengan barang-barang elektronik walaupun kadang gagal.