Pengertian, Bagian Bagian, dan Cara Kerja Kulkas

1525 views

Pengertian, Bagian Bagian, dan Cara Kerja Kulkas – Anda semua pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya kulkas bukan? Ya, kulkas merupakan alat elektronik rumah tangga yang sangat populer dan ada di hampir setiap rumah-rumah. Kulkas juga sering disebut dengan lemari es atau lemari pendingin.

Tak heran memang karena bentuknya yang seperti lemari dan fungsinya sebagai pendingin. Kulkas sendiri menggunakan sistem refrigasi alias pendinginan yang sangat cocok untuk membantu mengawetkan makanan. Ya, mungkin anda semua juga pernah mencoba mengawetkan makanan dengan cara menaruhnya ke dalam kulkas.

Sekedar informasi saja bahwa lemari es alias kulkas ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1939. Sampai saat ini manfaat dari adanya alat bernama kulkas masih bisa kita rasakan sampai sekarang. Nah, pada kesempatan kali ini belajarelektronika.net akan mengulas info lebih lengkap mengenai kulkas mulai pengertian hingga prinsip kerja.

Pengertian Kulkas

Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa kulkas adalah sebuah alat elektronik rumah tangga yang berbentuk seperti lemari dan menggunakan sistem refrigasi untuk mendinginkan suhu dalam ruang lemari tersebut. Kulkas alias lemari es banyak digunakan untuk mendinginkan, membekukan, hingga mengawetkan makanan.

Seberapa besar suhu atau seberapa dingin kulkas dapat diatur menggunakan kontrol yang tersedia. Biasanya untuk suhu -18 derajat celcius digunakan untuk membekukan makanan. Selanjutnya suhu 4 hingga 0 derajat celcius untuk mengawetkan daging. Dan 10 derajat celcius untuk menaruh makanan seperti sayur, kue, telur dan lain sebagainya.

Baca juga : Penyebab Kulkas Tidak Dingin

Bagian Bagian Kulkas

Perlu anda ketahui bahwa dalam satu buah kulkas terdapat beberapa bagian-bagian penting mulai dari kompresor, kondensor, filter, evaporator, heater, fan motor, protector, dan masih banyak lagi yang lain. Berikut kami paparan satu per satu fungsi dari masing-masing bagian yang ada pada sebuah kulkas.

1. Kompresor

Salah satu bagian terpenting dalam sebuah kulkas adalah kompresor. Ya, kompresor merupakan bagian kulkas yang berfungsi memompa bahan pendingin ke seluruh bagian yang ada dalam kulkas. Bahan pendingin yang dimaksud adalah gas refrigerant. Selain memompa, kompresor juga bisa bekerja dengan sistem menekan dan menghisap.

2. Kondensor

Selanjutnya ada bagian dalam kulkas yang bernama kondensor. Kondensor adalah alat yang berfungsi sebagai penukar kalor yang menurunkan tempratur refrigerant dari yang awalnya gas menjadi cair. Bagian ini terdiri dari coil dan fan. Fan atau kipas yang ada pada kondonsor ini berfungsi untuk menghilangkan panas pada refrigerant dengan cara meniupnya.

3. Filter

Filter alias receiver drier merupakan bagian dalam kulkas yang mempunyai fungsi membersihkan bahan pengering dan menyaring menyaring benda-benda asing termasuk uap air dari sirkulasi refrigerant. Selain itu filter juga berfungsi memisahkan gelembung gas dengan cairan refrigerant. Komponen filter terdiri dari body, desiccant, pipe, serta side glass.

4. Evaporator

Sebagian dari anda mungkin ada yang pernah mendengar istilah evaporator. Dalam sebuah kulkas, evaporator punya fungsi mengubah cairan pendingin tersebut kembali menjadi gas agar dapat dihembuskan ke dalam ruangan lemari pendingin atau lemari es. Evaporator terbuat daro bahan logam yang anti karat, seperti tembaga dan almunium.

5. Thermostat

Komponen atau bagian lain yang tak kalah penting dalam sebuah kulkas adalah thermostat. Thermostat ini berfungsi untuk mengontrol suhu apabila terjadi pembekuan fan evaporator. Thermostat juga sangat penting untuk mengontrol suhu agar tetap stabil dan sesuai dengan kebutuhan.

Baca juga : Cara Memperbaiki Kulkas yang Rusak

6. Heater

Dalam beberapa jenis kulkas ada salah satu komponen atau bagian yang bernama heater. Heater alias pemanas merupakan bagian dalam sebuah kulkas yang berfungsi untuk menghancurkan salju yang berada dalam mesin pendingin. Selain itu heater juga memiliki fungsi untuk mencairkan es yang berada pada evaporator.

7. Fan Motor

Selanjutnya ada bagian dalam kulkas yang bernama fan motor. Dalam sebuah kulkas setidaknya ada dua buah fan motor. Yang pertama berada pada evaporator, dan yang kedua berada pada kondensor. Fan atau kipas tersebut berfungsi untuk menghembuskan angin atau suhu dingin agar menyebar ke seluruh bagian ruang dalam kulkas.

8. OMP

OMP adalah singkatan dari Overload Motor Protector yang merupakan komponen atau bagian dalam kulkas yang punya fungsi sebagai pengaman. Komponen ini letaknya berada pada terminal kompresor. OPM akan memutus arus listrik saat terjadi kelebihan arus yang dihasilkan oleh kompresor.

9. Refrigerant

Satu lagi bagian paling penting dalam sebuah kulkas adalah refrigerant alias gas pendingin. Refrigerant sendiri merupakan zat yang sangat mudah diubah bentuknya dari gas menjadi cair ataupun sebaliknya. Setiap kulkas pasti memiliki bagian yang satu ini. Gas pendingin atau refrigerant biasanya disimpan dalam sebuah tabung dengan berbagai macam ukuran.

Baca juga : Berapa Besar Daya Listrik atau Watt Kulkas?

Cara Kerja Kulkas

Cara kerja atau prinsip kerja sebuah kulkas ini sebenarnya berdasarkan pada hukum thermodinamika. Dalam hukum tersebut dikatakan bahwa energi panas selalu mengalir ke tempat yang lebih dingin. Namun pada kulkas yang dilakukan adalah sebaliknya, yakni mengalirkan kalor ke udara yang punya suhu lebih hangat.

Sebuah kulkas alias lemari es harus membalikkan arah normal aliran energi panas. Dan untuk melakuan hal tersebut diperlukan sebuab energi. Energi yang digunakan oleh kulkas adalah energi listrik. Kunci utama dari proses pendinginan kulkas sebenarnya terletak pada bahan pendingin gas refrigerant.

Sebenarnya refrigerant adalah sejenis zat freon yang memiliki titik didih rendah. Akibatnya refrigerant dapat dengan mudah memfasilitasi perubahan bentuk dari dari cair ke gas atau sebaliknya. Cairan refrigerant sendiri berperan penyerap energi panas yang ada dalam ruang lemari es yang kemudian dibuah menjadi gas.

Proses yang terjadi dalam sebuah kulkas ialah pertama-tama energi panas ditransfer ke dalam lemari es dan menjadi cairan dingin karena melewati bagian mesin evaporator. Selanjutnya  refrigerant menyerap energi panas agar menjadi lebih hangat sehingga berubah menjadi gas. Gas kemudian dialirkan melalui kompresor agar memiliki temperatur yang lebih tinggi.

Setelah itu  refrigerant yang punya suhu lebih tingg tersebut mengalir melalui kondensor. Rrefrigeran tersebut kehilangan energi panasnya dan berubah menjadi energi dingin kembali akibat kumparan pendingin yang ada pada kondensor. Dalam proses tersebut terjadi peristiwa kondensasi yakni gas berubah menjadi cairan.

Dan yang terakhir refrigerant masuk ke dalam tabung ekspansi yang punya ruang untuk menyebarkan cairan keluar dengan maksud agar suhu menjadi lebih rendah. Cairan dingin hasil dari proses refrigerant tadi kemudian mengalir kembali ke evaporator, dan membentuk sikluas yang berulang-ulang.

Nah, itulah tadi sedikit penjelasan mengenai pengertian kulkas, bagian kulkas, dan prinsip kerja kulkas. Semoga dengan adanya informasi tadi dapat menambah wawasan anda seputar dunia elektronika pada umumnya, dan alat elektronik kulkas pada umumnya. Jika info kali ini dirasa bermanfaat, jangan segan-segan untuk share.

Incoming search terms:

  • bagian bagian kulkas
  • pengertian kulkas
  • bagian bagian kulk
  • manfaat bagian² dan cara kerja kulkas
  • kreatif membuat air compressor buatan sendiri
  • fungsi setiap bagian kulkas
  • bagian2 yg perlu diwaspadai dlm kulkas
  • Bagian-bagian kulkas
  • bagian kulkas
  • bagian kulkad
Penulis: 
    author
    Admin belajarelektronika.net adalah seseorang yang suka bereksperimen dengan barang-barang elektronik walaupun kadang gagal.