Attenuator : Pengertian, Fungsi, dan Cara Membuatnya

1137 views

Attenuator : Pengertian, Fungsi, dan Cara Membuatnya – Berbicara soal dunia elektronika dan kelistrikan memang tidak akan pernah ada habisnya. Pasalnya selalu ada hal menarik mulai dari komponen, rangkaian, program, dan lain-lain yang terus update setiap saat. Oleh karena itulah mengapa ilmu elektronika bersifat fleksibel.

Istilah-istilah baru yang sebelumnya tidak pernah kita dengar akan muncul seiring munculnya penemuan baru. Mungkin sebagian dari anda sudah pernah mendengar istilah attenuator, mungkin sebagian yang lain belum pernah. Nah, pada kesempatan yang baik ini belajarelektronika.net akan mengajak anda semua untuk berbicara soal attenuator.

Sebenarnya apa itu attenuator? Apakah sebuah komponen elektronika seperti resistor dan transistor? Jawabannya adalah bukan. Attenuator merupakan sebuah rangkaian elektronika yang punya peran dan fungsi penting. Berikut penjelasan lengkap mengenai pengertian, fungsi, macam-macam, dan cara membuat attenuator.

Pengertian Attenuator

Attenuator adalah sebuah rangkaian elektronika yang memiliki fungsi untuk menurunkan sinyal listrik dari output suatu rangkaian. Selain sebagai pelemah sinyal listrik, attenuator juga dapat digunakan sebagai penyesuai impedensi. Karena dapat berfungsi sebagai impedensi, attenuator selalu mengikuti perubahan-perubahan besarnya impedensi output.

Berikut rumus perhitungan nilai attenuator :

Keterangan :

  • A : Penguatan sinyal
  • a : Pelemahan sinyal
  • Vout : Tegangan output
  • Vin : Tegangan input

Baca juga : Pengertian dan Prinsip Kerja Thermocouple

Fungsi Attenuator

Seperti yang telah kami katakan tadi bahwa attenuator memiliki fungsi untuk menurunkan sinyal listrik dari output suatu rangkaia dan penyesuai impedensi. Karakteristik attenuator sebagai penyesuai impedensi menunjukkan bahwa nilai hambatan masukkan (Rin) sama dengan nilai hambatan beban (RL). Besarnya resistansi (R0) attenuator dapat dihitung menggunakan rumus berikut.

Keterangan :

  • Rins : resistansi input saat output hubung singkat
  • Rino : resistansi input saat output terbuka

Jenis Jenis Attenuator

Secara umum attenuator dapat dibagi menjadi tiga macam, mulai dari yang paling sederhana yakni attenuator tipe L, lalu attenuator tipe T, dan satu lagi attenuator tipe π. Masing-masing jenis attenuator tersebut memiliki karakteristik serta rangkaian yang berbeda satu sama lain. Berikut penjelasannya.

1. Attenuator Tipe L : Attenuator paling sederhana (sama dengan rangkaian pembagi tegangan)

2. Attenuator Tipe T : Attenuator simetris (menggunakan perbandingan perhitungan m = R2/R1)

3. Attenuator Tipe π : Attenuator simetris dengan susunan yang berbeda dibanding attenuator T

Baca juga : Pengertian Thermistor NTC dan PTC

Cara Membuat Attenuator

Untuk membuat sebuah attenuator baik attenuator tipe L, tipe T, ataupun tipe π tentu kita harus tahu skema rangkaiannya, karena masing-masing jenis attenuator punya susunan komponen yang berbeda-beda. Berikut skema rangkaian jenis-jenis attenuator yang telah kami sebutkan tadi.

1. Attenuator Tipe L

2. Attenuator Tipe T

3. Attenuator Tipe π

Itulah tadi penjelasan singkat mengenai pengertian, fungsi, dan cara membuat attenuator. Semoga dengan adanya info tadi, anda tak lagi bingung dan bertanya-tanya apa itu attenuator dan apa pula fungsinya. Silahkan share jika memang info mengenai attenuator ini dirasa bermanfaat dan diperlukan banyak orang. Sampai jumpa di lain kesempatan.

Incoming search terms:

  • apa itu attenuator
  • pengertian attenuator
  • fungsi attenuator pada gitar
  • fungsi attenuator dalam rangkaian
  • fungsi atenuator
  • cara kerja attenuator
  • bagaimana cara membuat attenuator
  • attenuator adalah
  • atenuator listrik
  • pengertian dan fungsi attenuator tipe L
Penulis: 
    author
    Admin belajarelektronika.net adalah seseorang yang suka bereksperimen dengan barang-barang elektronik walaupun kadang gagal.