Pengertian Efisiensi Trafo dan Cara Menghitungnya

2651 views

Pengertian Efisiensi Trafo dan Cara Menghitungnya – Sebagian dari anda mungkin sudah tahu bahwa sebuah trafo atau transformator yang ideal adalah yang tidak kehilangan daya sama sekali, atau dengan kata lain memiliki efisiensi 100%. Akan tetapi hal tersebut bisa dikatakan tidak akan pernah terjadi. Pasalnya ada banyak sekali faktor yang bisa menyebabkan sebuah trafo atau transformator kehilangan daya, seperti faktor inti besi atau yang juga sering disebut dengan core loss, dan faktor kumparan atau yang juga kerap disebut dengan copper loss. Kehilangan atau kerugian daya pada trafo ini dalam Bahasa Inggris kerap disebut dengan nama power loss.

Pengertian Efisiensi Trafo

Power loss berkaitan erat dengan yang namanya efisiensi trafo. Lantas apa sebenarnya pengertian efisiensi trafo atau transformator itu? Efisiensi trafo adalah perbandingan antara daya listrik keluaran (P out) dengan daya listrik masukan (P in). Efisiensi trafo dapat didefinisikan dengan rumus :

  • ɳ = (P out / P in) x 100%
  • ɳ = (P out / (P out + Copper loss + Core loss) x 100%
  • ɳ = (P in – Losses) / (P in) x 100%
  • ɳ = (Ns x Is / Np x Ip) x 100%

Dimana :

  • ɳ  : Efisiensi Trafo
  • Is : Arus Sekunder
  • Ip : Arus Primer
  • Vs : Tegangan Sekunder
  • Vp : Tegangan Primer
  • Ns : Lilitan sekunder
  • Np : Lilitan primer

Baca juga : Rumus Menghitung Trafo atau Transformator

Cara Menghitung Efisiensi Trafo

Nah, itulah tadi definisi atau pengertian dari efisiensi transformator. Lantas bagaimana cara menghitung efisiensi trafo? Cara menghitungnya sebenarnya mudah saja, dengan menggunakan rumus atau persamaan yang telah kami sebutkan tadi. Untuk mempermudah pemahaman anda, berikut kami berikan contoh soalnya.

Soal 1

Daya listrik yang dimiliki oleh sebuah transformator sebesar 20 W di bagian primer (Daya Input), dan 18 W di bagian sekunder (Daya Output). Pertanyaannya, berapakah Efisiensi Trafo tersebut?

Untuk menjawab soal tersebut digunakan persamaan ɳ = (P out / P in) x 100%

  • ɳ = (18 W / 20 W) x 100%
  • ɳ = 90%

Jadi Efisiensi Trafo tersebut adalah 90%

Soal 2

Tegangan Input (tegangan primer) yang dimiliki oleh sebuah trafo adalah 220 V. Sedangkan tegangan Outputnya (tegangan sekunder) adalah 110 V. Arus input yang dimiliki trafo tersebut adalah 1 A, dan arus outpunya adalah 1,5 A. Pertanyaannya, berapakah Efisiensi Trafo tersebut?

Untuk menjawab soal tersebut digunakan persamaan ɳ = (Vs x Is / Vp x Ip) x 100%

  • ɳ = (110V x 1,5A / 220V x 1A) x 100%
  • ɳ = 165 / 220 x 100%
  • ɳ = 75%

Jadi Efisiensi Trafo tersebut adalah 75%

Soal 3

Sebuah trafo memiliki arus primer sebesar 1 A. Sedangkan arus sekundernya adalah 0,5 A. Apabila jumlah lilitan Primer Trafo tersebut adalah 200 lilitan, dan lilitan sekundernya berjumlah 500 lilitan, berapakah Efisiensi Trafo tersebut?

Untuk menjawab soal tersebut digunakan persamaan ɳ = (Ns x Is / Np x Ip) x 100%

  • ɳ = (500 x 0,25 / 200 x 1) x 100%
  • ɳ = (125 / 200) x 100%
  • ɳ = 62,5%

Jadi Efisiensi Trafo tersebut adalah 62,5%

Bagaimana, sangat gampang bukan? Itulah tadi ulasan singkat mengenai pengertian efisiensi trafo dan cara menghitungnya. Semoga informasi singkat yang dilengkapi dengan rumus persamaan tadi dapat bermanfaat bagi para pembaca semua. Situs belajarelektronika.net akan terus membagikan info menarik lain seputar dunia elektronika setiap harinya.

Incoming search terms:

  • cara mengganti komponen charger hp tidak mengisi
  • cara menghitung efisiensi transformator
  • efeaiensi transformator
  • efisiensi trafo
Penulis: 
    author
    Admin belajarelektronika.net adalah seseorang yang suka bereksperimen dengan barang-barang elektronik walaupun kadang gagal.