Pengertian, Fungsi, Lambang, dan Macam Macam Thyristor

635 views

Pengertian, Fungsi, Lambang, dan Macam Macam Thyristor – Untuk menjadi seorang teknisi elektronika yang handal, tentu diperlukan skill dalam memahami berbagai macam komponen mulai dari resistor, kapasitor, dioda, transistor, konduktor, IC, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Namun tak semua teknisi elektronika tahu semua tentang komponen-komponen elektronika tersebut, mengingat macamnya yang sangat banyak. Apalagi untuk komponen-komponen yang jarang ditemukan seperti thyristor. Ya, thyristor merupakan salah satu komponen elektronika yang jarang dikenal.

Pasalnya komponen ini jarang digunakan di rangkaian-rangkaian elektronika umum seperti adaptor dan amplifier. Nah, di kesempatan yang sangat baik ini belajarelektronika.net ingin mengajak kawan-kawan semua untuk mengenal lebih dalam komponen elektronika yang bernama thyristor. Langsung saja, berikut info detailnya.

Pengertian Thyristor

Thyristor adalah komponen elektronika berbahan semikonduktor yang memiliki fungsi utama sebagai saklar. Ada beberapa jenis komponen yang masuk ke dalam kategori thyristor, yakni SCR, DIAC, dan juga TRIAC. Selain itu ada pula UJT (Uni-Junction Transistor), PUT (Programmable Uni-junction Transistor), serta GTO (Gate Turn Off switch).

Pada umumnya sebuah thyristor terdiri dari empat lapis dengan tiga buah terminal. Empat lapisan tersebut terdiri dari lapisan semikondurtor tipe P dan lapisan semikonduktor tipe N. Sedangkan tiga terminalnya berupa terminal anoda (A), terminal katoda (K), dan terminal gate (G). Berikut skema dasar dari thyristor.

Fungsi Thyristor

Seperti yang telah kami sebutkan sebelumnya bahwa fungsi utama dari thyristor adalah sebagai saklar. Namun saklar yang ada pada thyristor ini sedikit lebih istimewa dibanding dengan saklar biasa karena besaran outputnya dapat dikontrol. Selain itu thyristor juga mampu dilewati tegangan yang lebih besar dibanding dengan saklar biasa.

Karena mampu dilewati tegangan dengan nilai yang besar, thyristor banyak digunakan pada rangkaian listrik bertegangan besar hingga lebih dari 1 kV, dan besaran arus di atas 100 A. Kelebihan menggunkana thyristor dibanding dengan saklar biasa ialah dapat meminimalisir kerugian daya internal dan juga kecepatan switching.

Tak hanya itu saja, thyristor juga banyak digunakan pada perangkat inverter untuk merubah tegangan searah (DC) menjadi tegangan bolak-balik (AC), atau sebaliknya (konverter) dengan nilai frekwensi yang berbeda. Tak heran jika komponen elektronika yang satu ini dibutuhkan oleh banyak orang.

Baca juga : Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerja IC Regulator

Lambang Thyristor

Macam Macam Thyristor

  1. Phase control thyristor (SCR)
  2. Fast switching thyristor(SCR)
  3. Bidirectional triode thyristor (TRIAC)
  4. Gate turn off thyristor (GTO)
  5. Static induction thyristor (SITH)
  6. Reverse conducting thyristor (RCT)
  7. Light activated silicon controlled rectifier (LASCR)
  8. MOS controlled thyristor (MCT)
  9. FET controlled thyristor(FET-CTH)

Semoga pada kesempatan yang akan datang belajarelektronika.net bisa menjelaskan satu per satu jenis thyristor yang telah disebutkan tadi. Oleh sebab itu pantaus terus situs ini karena akan ada info menarik dan bermanfaat setiap harinya. Jika info mengenai pengertian, fungsi, dan lambang thyristor ini bermanfaat, silahkan share.

Incoming search terms:

  • fungsi thyristor
  • macam macam thyristor
  • artikel macam dan jenis thyristor
  • fungsi thysistor
  • gambar dan jenis tyristor
  • jenis triac dan typenya
  • macam macam theyristor
  • pengertian tyristor
Penulis: 
    author
    Admin belajarelektronika.net adalah seseorang yang suka bereksperimen dengan barang-barang elektronik walaupun kadang gagal.