Pengertian Summing Amplifier, Cara Kerja, dan Rangkaian

1749 views

Pengertian Summing Amplifier, Cara Kerja, dan Rangkaian – Dunia elektronika memang bisa dibilang sangat luas meliputi elektronika dasar, analog, digital, industri, dan masih banyak lagi yang lain. Salah satu cabang elektronika yang banyak diminati oleh orang awam adalah elektronika audio.

Biasanya mereka belajar secara otodidak bagaimana cara membuat perangat set sound system yang baik. Salah satu bagian yang sangat penting dalam sebuah perangkat set sound system adalah amplifier. Amplifier berfungsi sebagai penguat sinyal sehingga suara yang disalurkan ke speaker jadi lebih mantap dan enak didengar.

Sebelumnya belajarelektronika.net telah banyak menyinggung materi-materi yang berkaitan dengan amplifier mulai dari pengertian, macam-macam, sampai dengan contoh skema rangakainnya. Nah, pada kesempatan kali ini mari kita pelajari apa itu summing amplifier, bagimana prinsip kerjanya, dan contoh rangkaiannya.

Pengertian Summing Amplifier

Summing amplifier adalah sebuah rangkaian elektronika yang memiliki fungsi untuk menjumlahkan dua atau lebih tegangan listrik. Rangkaian summing amplifier dibuat dengan menggunakan IC Operational Amplifier alias IC op-amp. Pada dasarnya rangakain summing ini sama seperti rangkaian op-amp biasa, namun ada satu hal yang membedakan yakni pada pengaturan tahanan inputnya.

Sekedar informasi bahwa IC op-amp sendiri banyak digunakan di berbagai macam rangakain elektronika seperti rangkaian DAC (Digital Analog Converter), rangkaian ADC (Analog Digital Converter), dan masih banyak lagi yang lainnya. Dan untuk rangakain summing sendiri menghasilkan keluaran yang terbalik alias inverting.

Jika ditulisakan dalam sebuah persamaan, maka summing amplifier dapat didefinisikan sebagai Vout = Vin 1 + Vin 2 + Vin 3 + Vin 4 + Vin 5 + Vdst. Persamaan tersebut dirancang dengan memanfaatkan sifat tahanan paralel yang terdapat pada bagian input sebuah rangkaian elektronika.

Baca juga : Skema Rangkaian Amplifier Mini

Rangkaian Summing Amplifier

Prinsip Kerja Summing Amplifier

Prinsip kerja atau cara kerja summing amplifier ini sebenarnya sangat sederhana dan tidak berbeda jika dibandingkan dengan jenis rangkaian amplifier operasional (op-amp) lainnya seperti ADC dan juga DAC. Apapun variasinya, yang pasti tegangan output adalah (R gain / R input) x tegangan input.

Summing inverting mamiliki nilai tahanan input yang sama di masing-masing jalur input. Tahanan penguatan yang dimiliki, nilainya juga sama dengan tahanan input. Apabila hanya menggunakan satu buah jalur input, maka nilai tegangan output akan sama dengan nilai tegangan input. Dan semakin banyak jalur input, maka nilai penguatan juga semakin besar.

Dengan begitu kesimpulan dari summing amplifier ini adalah tegangan keluaran berkebalikan dengan tegangan masukan akibat penggunaan dasar rangkaian inverting. Tegangan input seolah-olah dijumlahkan, padahal sebenarnya hanya memanfaatkan hubungan paralel antar tahanan input.

Semoga informasi singkat pengenai pengertian summing amplifier, rangkaian, dan cara kerjanya tadi dapat memberikan tambahan wawasan bagi para pembaca semuanya, khususnya wawasan dalam bidang elektronika dan amplifier. Jika memang info summing amplifier ini bermanfaat, silahkan share ke sosmed anda.

Incoming search terms:

  • cara membuat summing amplifer
  • fungsi rangkaian summing
  • Pengertian summing circuit pada op-amp
  • penjelasan tentang summing amplifier beserta fungsinya
Penulis: 
    author
    Admin belajarelektronika.net adalah seseorang yang suka bereksperimen dengan barang-barang elektronik walaupun kadang gagal.