Pengertian Thermocouple, Prinsip Kerja, dan Jenis Jenisnya

2677 views

Pengertian Thermocouple, Prinsip Kerja, dan Jenis Jenisnya – Thermocouple atau yang dalam bahasa Indonesianya kita kenal dengan nama termokopel adalah salah satu jenis sensor suhu. Ya, sensor suhu ini kerap digunakan dalam berbagai macam aplikasi mulai dari aplikasi untuk keperluan rumah tangga sampai dengan aplikasi industri.

Jika dilihat dari sejarahnya, thermocouple ditemukan pertama kali oleh seorang ilmuan atau yang lebih tepatnya seorang fisikawan berkebangsaaan Estonia. Fisikawan tersebut bernama Thomas Johann Seebeck. Termokopel pertama kali ditemukan pada Tahun 1821 dengan percobaan sebuah logam induktor.

Dalam percobaan tersebut, sebuah logam konduktor diberi perbedaan panas secara gradient, dan kemudian menghasilkan tegangan listrik. Perbedaan tegangan listrik yang timbul di antara dua persimpangan disebut efek Seeback. Berikut penjelasan lebih lengkap terjakit thermocouple atau termokopel.

Pengertian Thermocouple

Thermocouple adalah salah satu jenis sensor suhu yang berfungsi untuk mendeteksi atau mengukur suhu melalui dua jenis logam konduktor berbeda. Dua jenis logam konduktor tersebut digabungkan menjadi satu melalui ujungnya sehingga menimbulkan efek yang disebut dengan Thermo-electric.

Seiring perkembangan waktu, termokopel menjadi populer dan banyak digunakan dalam berbagai macam rangkaian elektronika ataupun peralatan listrik yang ada kaitannya dengan suhu. Ada satu alasan mengapa thermocouple dipilih dibanding dengan sensor suhu yang lain, yakni karena responnya yang cepat terhadap perubahaan suhu.

Selain itu termokopel juga memiliki rentang suhu operasional yang luas, mulai dari -200 derajat celcius sampai dengan 2.000 derajat celcius. Kelebihan lain yang dimiliki oleh thermocouple adalah tahan terhadang guncangan atau getaran, serta mudah untuk digunakan baik bagi pemula sekalipun.

Prinsip Kerja Thermocouple

Prinip kerja termokopel ini terbilang cukup sederhana. Sebuah termokopel memilki dua buah kawat logam konduktor berbeda jenis yang digabungkan ujungnya.  Satu logam berfungsi sebagai referensi dengan suhu konstan (tetap), dan logam yang lain berfungsi untuk mendeteksi suhu panas. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar berikut.

Dari gambar tersebut terlihat bahwa persimpangan alias junction memiliki suhu yang sama. Oleh sebab itu beda potensial atau tegangan listrik yang ada pada persimpangan tersebut adalah nol (V1 = V2). Namun pada saat persimpangan tersebut diberikan suhu panas, maka terjadi perbedaan suhu diantara persimpangan tersebut atau bisa dikatakan muncul tegangan listrik.

Nilai beda potensial atau tegangan listrik yang dihasilkan sebanding dengan suhu atau panas yang diterima oleh logam (V1 – V2). Besar tegangan listrik yang muncul berkisar 1 µV sampai 70µV tiap derajat celciusnya. Besarnya tegangan yang dihasilkan kemudian dikonversikan ke dalam pengukuran yang dapat dimengerti.

Baca juga : Pengertian Sensor Gyroscope dan Fungsinya

Jenis-jenis Thermocouple

Jika dilihat dari jenis bahan dan juga rentang suhu yang dapat dijangkau, thermocouple dibagi menjadi beberapa jenis. Pembagian jenis thermocouple tersebut sebenarnya sudah berstandar internasional. Bagi anda yang ingin tahu, berikut pembagian jenis terkomokopel berdasarkan standar internasional yang telah ditentukan.

1. Thermocouple Tipe E

  • Bahan Logam Positif : Nickel Chromium
  • Bahan Logam Negatif : Constantan
  • Rentang Suhu : -200˚C sampai dengan 900˚C

2. Thermocouple Tipe J

  • Bahan Logam Positif : Iron (Besi)
  • Bahan Logam Negatif : Constantan
  • Rentang Suhu : 0˚C sampai dengan 750˚C

3. Thermocouple Tipe K

  • Bahan Logam Positif : Nickel Chromium
  • Bahan Logam Negatif : Nickel Aluminium
  • Rentang Suhu : -200˚C sampai dengan 1250˚C

Baca juga : Sensor Gaya Strain Gauge dan Load Cell

4. Thermocouple Tipe N

  • Bahan Logam Positif : Nicrosil
  • Bahan Logam Negatif : Nisil
  • Rentang Suhu : 0˚C sampai dengan 1250˚C

5. Thermocouple Tipe T

  • Bahan Logam Positif : Copper (Tembaga)
  • Bahan Logam Negatif : Constantan
  • Rentang Suhu : -200˚C sampai dengan 350˚C

6. Thermocouple Tipe U

  • Bahan Logam Positif : Copper (Tembaga)
  • Bahan Logam Negatif : Copper Nickel
  • Rentang Suhu : 0˚C sampai dengan 1450˚C

Dengan adanya info mengenai pengertian, perinsip kerja, dan jenis-jenis thermocouple tadi anda bisa lebih paham mengenai sensor suhu yang satu ini. Sebenarnya masih ada banyak sekali jenis sensor suhu yang kerap aplikasikan di berbagai macam alat elektronika dan kelistrikan. Semoga kedepan belajarelektronika.net bisa mengulasnya lebih lengkap. Sampai jumpa.

Incoming search terms:

  • prinsip kerja thermocouple
  • FUNGSI & JENIS THERMOCOUPLE
  • pengertian serta prinsip kerja termokopel
  • jenis jenis thermocouple
  • fungsi thermocouple
  • pengertian termokopel
  • jenis-jenis thermocouple
  • cara kerja thermocouple type k
  • gambar jenis Thermo couple dan penjelasannya
  • thermocouple adalah
Penulis: 
    author
    Admin belajarelektronika.net adalah seseorang yang suka bereksperimen dengan barang-barang elektronik walaupun kadang gagal.